Akhirnya kita bertemu lagi di postingan yang kedua ini!! Yayy!!! ^0^ ^0^ ^0^ Kali ini saya akan menulis tentang kota saya sendiri Kota Samarinda.
Kota yang dibelah
oleh sungai mahakam ini juga tak kalah menawannya dengan yang lain.
Sebagian orang berkata “Untuk apa liburan dan berwisata ke kota lain?”.
Saya memang setuju dengan apa yang mereka katakan, karena memang banyak
sekali terdapat tempat-tempat yang mestinya harus dikunjungi dan belum
tentu kita mengetahui semuanya walau sebagian lagi beranggap “Ya
suka-suka kami dong, kalian saja yang tidak pernah melihat
keluar”.Sebagai patriot kota yang dijuluki sebagai Kota Tepian ini saya
merasa prihatin mendengarkan ucapan dari penduduk-penduduk yang
beranggapan seperti tadi. Jika kita lebih cermat sebenarnya kita bisa
berekreasi tanpa mengeluarkan recehan sekali pun! Bahkan tidak perlu
lelah menempuh perjalan.
Selain menawan kota ini juga dipenuhi berbagai macam suku dan
budaya-budaya berkembang maupun budaya adat dari leluhur dahulu yang
sangat menarik untuk diperhatikan. Kota yang dipimpin oleh H. Syahrie
Jaang ini sangat terkenal dengan kebudayaannya yang berbau pedalaman
atau etnik-etnik lampau seperti Suku Dayak dan Kutai. Sebagai penduduk
asli Benua Etam suku-suku ini menjadi mayoritas dan ikon di Kota
Samarinda. Lalu bagaimana dengan tata pemerintahan, Sosial, Ekonomi,
lingkungan serta tata ruang di Kota Samarinda?
Obyek-obyek Wisata Yang Diunggulkan di Samarinda
Ada
banyak sekali tempat-tempat wisata yang menarik yang berada di kota
seluas 718 KM persegi ini. Mulai dari wisata belanja, religi, alam, dan
lain-lain. Dan beberapa diantaranya adalah tempat wisata unggulan yang
sering didatangi oleh wisatawan lokal maupun asing untuk menikmati
wisata bersama keluarga ataupun bersama teman-teman. Beberapa orang
ingin berwisata menikmati keindahan alamnya sedangkan yang lain bisa
saja ingin berbelanja ataupun mempelajari budaya-budaya asli Samarinda.
Berikut tempat-tempat yang menjadi destinasi para wisatawan.
Desa Pampang
Desa pampang adalah desa suku dayak yang didalamnya ada banyak
sekali budaya-budaya asli dari Kalimantan Timur. Di desa ini kita dapat
menemukan banyak sekali nilai seni-seni yang terukir melalui corak batik
yang ada dimana-mana. Mulai dari corak dinding yang dilukis ala batik
khas suku dayak, atap rumah yang disetiap atasnya ada pahatan batik
dayak dan burung enggang. Ditempat ini juga sering diadakan acara-acara
kesenian khas suku dayak seperti tarian adat tari enggang dan hudoq.
Hudoq adalah pertunjukkan tari yang dibawakan oleh laki-laki dengan
memakai topeng dan kostum yang mirip seperti mahkluk yang menakutkan.
Di tempat ini kita juga melihat dan mempelajari seni
membatik tradisional yang dilakukan oleh wanita dan ada juga menembak
dengan sumpit.Sumpit adalah senjata tiup khas suku dayak yang berupa
pipa panjang dan didalamnya dimasukkan peluru yang berbentuk seperti
jarum dan berumbai-rumbai.Desa Pampang berjarak 20 KM dari pusat Kota
Samarinda dan terletak di KM 14 dari daerah Lempake.
Kebun Raya Unmul
Tempat ini sangat cocok untuk anda yang menyukai alam, fauna
flora, dan tantangan. Di kebun raya ini terdapat berbagai macam jenis
kegiatan yang bisa anda lakukan tentunya. Apa anda hobi memancing? Di
tempat ini anda akan menemukan banyak sekali kolam-kolam pemancingan
yang berfasilitas lengkap. Ada lebih dari 5 area pemancingan disini dan
juga kolam yang berbeda-beda jenis ikannya. Jika anda bukan pemancing,
tentu masih banyak hiburan lainnya. Disini kita dapat bermain dan
belajar dari alam sepenuhnya. Mulai dari mengenal jenis-jenis flora
fauna yang ada di Kebun Raya Unmul ini. Dan ada juga aquarium yang
menyimpan banyak jenis ikan dan hewan lainnya. Terkadang juga ada
kompetisi outbound yang cukup menantang untuk diikuti. Tak lupa tempat
ini juga menyediakan arena gokart dan wahana permainan untuk anak.
Fasilitas yang dimiliki tempat wisata ini juga sangat
memadai. Mulai dari lapangan parkir yang luas, akses pejalan kaki yang
nyaman, pedopo-pendopo yang tersebar disekeliling area, dan rerumputan
yang tertata jika anda tertarik untuk melakukan piknik dengan keluarga
maupun teman-teman.
Islamic Center
Islamic Center merupakan salah satu wisata religi di Samarinda.
Masjid ini adalah masjid terbesar kedua di benua Asia. Masjid yang
terletak di seberang Sungai Mahakam ini memiliki 7 menara. Islamic
Center juga menjadi daya tarik wisatawan yang gemar berfoto-foto di
bangunan indah ini.
Masjid ini dapat dilihat dari sebagian besar wilayah
samarinda karena ukurannya yang besar dan tinggi. Banyak orang yang
pergi ke bangunan ini untuk menenangkan diri dan mengerjakan sesuatu
yang membutuhkan konsentrasi tinggi karena di tempat ini terasa begitu
sejuk dan lindung. Serta angin sepoi-sepoi yang menambah suasana menjadi
tenang dan santai.
Citra Niaga
Usahakanlah untuk datang ke tempat ini sebelum anda kembali pulang
dari trip anda ke Kota Samarinda. Karena di tempat inilah inti terakhir
yang harus anda kunjungi jika berkunjung ke kota bermaskot Pesut Mahakam
ini. Yang bisa kita lakukan di tempat ini antara lain berbelanja dan
mencicipi makanan-makanan khas Samarinda yang dijual di pasar ini.
Di tempat inilah kita dapat menemukan pernak-pernik atau cinderamata
khas Samarinda yang anda akan bawa pulang ke rumah. Ditempat ini
tersedia berbagai macam aksesoris-aksesoris khas Samarinda yang bermotif
batik Suku Dayak baik itu hasil kerajinan tangan berupa gelang, kalung,
baju, dan lainnya.
Itulah
beberapa destinasi-destinasi obyek pariwisata yang direkomendasikan
untuk dikunjungi. Tempat-tempat ini adalah obyek-obyek unggulan dan
sebenarnya masih banyak lagi tempat-tempat yang bisa kita kunjungi yang
tidak kalah bagusnya.